Wednesday, August 3, 2011

4 Agustus - Pastor Jean-Marie Vianney, musuh setan (1786 – 1859)

Kamu takut pada setan? Baca riwayat pastor Vianney ini, yg diganggu, dihantui, ditakut-takuti setan selama puluhan tahun.

Vianney lahir di kota kecil (desa) di Perancis, pada masa2 sekitar Revolusi Perancis yg dimulai tahun 1789. Revolusi ini membawa kemerdekaan pada rakyat Perancis dari "sistem kerajaan", tetapi juga membawa akibat hebat pada gereja. Pada awal revolusi, gereja dianggap dekat dengan kerajaan, maka dimusuhi oleh kaum revolusioner. Pastor2 melarikan diri. Banyak yg masih mempersembahkan misa dengan sembunyi2 di desa2. Vianney kecil menganggap pastor2 ini pahlawan, karena berani mempertaruhkan nyawa untuk mempersembahkan misa. Dia pun bertekad menjadi pastor.

Tetapi di seminari dia agak lambat belajar, terutama bahasa Latin; dia pun dipulangkan ke pastor pembimbingnya. Pastor inilah yg memperjuangkan agar Vianney dapat ditahbiskan menjadi imam. Dia melihat bahwa tekad dan kehidupan rohani Vianney cukup kaya untuk mengimbangi kekurangan duniawinya (kemampuan di sekolah).

Setelah menjadi pastor, 3 tahun kemudian dia ditugaskan sebagai pastor paroki desa Ars. Vianney susah; akibat revolusi, orang2 di desanya tidak lagi mempedulikan hari minggu; Tidak ke gereja, tapi bekerja di ladang, lalu dansa-dansi dan minum2... Dia pun mengajak orang2 desa itu untuk kembali ke gereja.

Orang2 terkesan dengan cara hidupnya. Dia bersikap keras pada diri sendiri, makan hanya sedikit, mencintai dan memperhatikan kaum miskin dan orang2 sakit, dan lembut tutur katanya pada semua orang. Dia pun disukai oleh masyarakat desanya. Ada orang yg menjalankan bisnis yg tidak "benar" dan orang itu melawan ajakan Vianney, "Bukankah orang mesti hidup," Vianney menjawab, "Benar, tapi orang juga mesti mati."

Kabar tentang kebaikan Vianney segera menyebar dan orang berbondong-bondong datang ke Ars untuk mendengar kotbahnya dan mengaku dosa. Dalam setahun 20.000 orang dari dalam dan luar perancis datang ke sana. Vianney kewalahan; dia hanya bisa tidur sekitar 3 jam sehari.

Melawan Setan

Begitu banyak orang berdosa yang bertobat, dan ini rupanya membuat gusar setan. Pada suatu malam, di musim dingin 1824, dia mendengar pintu gereja didobrak2. Terdengar suara teriakan2 liar di depan gereja. Dia mengira ada kawanan perampok. Esoknya, dia meminta seorang desa, Andre Verchere, untuk menemaninya. Lewat tengah malam, terdengar lagi suara2 riuh itu dan gedor2 di pintu. Andre mengambil senapan, dan membuka jendela. Tak ada apa2. "Selama seperempat jam gereja bergetar—begitu juga kakiku," begitu kesaksiannya. Esoknya dia diminta menemani Vianney lagi, dan dia menolak.

Hampir tiap hari hal itu terjadi. Ranjangnya pernah ditarik ke tengah kamar. Ranjangnya juga pernah terbakar, meski di sekitar situ tak ada korek api dan perapian tidak menyala. Waktu orang bertiriak2 "kebakaran, kebakaran", dia cuma memberikan kuncinya pada orang2 dan terus pergi ke gereja; dia tahu, pasti setan yang membuat ulah. Lama2 Vianney memperhatikan, gangguan setan makin besar kalau ada pendosa "berat" yang bertobat. Sehingga Vianney malah tersenyum kalau gangguan setan menjadi-jadi. Pernah bayangan setan muncul, dan Vianney bilang, "... kita ini seperti teman, ya"....

Tujuan setan jelas: agar masa tidur Vianney yg sedikit itu lebih terganggu, membuat fisik Vianney lemah; sehingga tidak banyak orang yg mengaku dosa padanya. Tapi Vianey terus bertahan, dan gangguan setan itu hilang sendiri setelah puluhan tahun.

Vianney kini menjadi santo teladan untuk para pastor paroki. Hari raya untuk memperingatinya: 4 Agustus.

No comments:

Post a Comment